Home > Recommended > Modal Utama Dalam Strategi Penyergapan Musuh

Modal Utama Dalam Strategi Penyergapan Musuh

camperstrike1

Strategi penyergapan musuh adalah hal mutlak yang harus dipahami oleh angkatan bersenjata. Karena tidak menghindari kemungkinan suatu saat amunisi menipis sementara jumlah masih tidak berimbang dengan musuh. Salah satu hal penting yang perlu diperhatikan adalah bagaimana bisa bersembunyi tanpa ketahuan.  Secara definisi sembunyi itu berarti sulit untuk dilihat oleh musuh. Konsep militer suka menyingkatnya jadi CCD : Camouflage, Concealment & Deception.

Dalam peperangan di masa lampau kamuflase tidak banyak digunakan. Pasukan-pasukan di abad ke-19 cenderung mengenakan warna-warna yang cerah dan berani, serta rancangan-rancangan yang mencolok. Semua ini dimaksudkan untuk membuat lawan kecil hati, meruntuhkan mental dan nyali, menarik rekrut, memperkuat ikatan dalam kesatuan atau mempermudah identifikasi satuan dalam kabut perang. Satuan-satuan perintis yang lebih kecil dan tidak reguler pada abad ke-18 adalah orang-orang pertama yang mengadopsi warna-warna hijau dan coklat pucat. Pasukan-pasukan besar mempertahankan warnanya hingga akhirnya diyakinkan untuk menggantinya. Setelah menderita banyak korban, tentara Britania di India pada 1857 mencelup warna celana mereka yang merah menjadi warna-warna netral, mulanya dengan warna lumpur yang disebut khaki (dari bahasa Urdu yang berarti ‘berdebu’). Ini hanyalah upaya sementara, dan baru menjadi standar di kalangan dinas militer di India pada tahun 1880-an. Tapi baru setelah Perang Boer Kedua pada 1802, seragam seluruh tentara Britania distandarkan dengan warna ini untuk seragam tempur mereka. Amerika Serikat segera mengikuti Britania, mengadopsi warna khaki pada tahun yang sama. Rusia mengikutinya, sebagian, pada 1908. Tentara Italia menggunakan grigio-verde (“kelabu-hijau”) di Pegunungan Alpen dari 1906 dan seluruh tentara pada 1909. Jerman mengadopsi warna feldgrau (“kelabu lapangan”) pada 1910. Tentara-tentara lainnya tetap mempertahankan warna-warna yang lebih cerah. Pada permulaan Perang Dunia I Perancis mengalami kekalahan besar karena pasukan-pasukannya mengenakan celana merah (garance) sebagai seragam mereka. Ini diubah pada awal 1915, sebagian karena korban yang jatuh dan sebagian lagi karena warna merah diproduksi di Jerman. Tentara Perancis juga mengadopsi jaket dengan warna baru “biru cakrawala”. Tentara Belgia mulai menggunakan seragam khaki pada 1915.

Untuk bersembunyi yang tidak dapat dilihat musuh adalah dengan menyatu dengan lokasi penyergapan. Harus kuat menahan hasrat panggilan alam dan tahan untuk tidak bergerak. Yang bisa dilakukan adalah menunggu musuh masuk ke daerah jangkauan tembakan dan itu tidak sebentar. Oleh karena itu bermainlah dulu di Camper Strike, olahan dari Counter Strike game perang online paling terkenal di masanya. Camper Strike menonjolkan sisi kesabaran menunggu dan ketepatan menembak ketika musuh bergerak cepat di dalam jangkauan tembakan. Tidak masalah hanya dengan jarak tembak tidak jauh, asal perhatikan terus gerak musuh dan tepat dalam menembak sasarannya. Gunakan AK-47 yang memiliki jalur peluru yang lurus daripada senjata sergap lain.

Camper Strike mencoba mengasah kesabaran dan ketepatan dalam menembak sasaran dan Game KapanLagi.com selalu menyediakan sarana latihan bagi para penggemar Game Gratis yang Seru Abis.

  1. No comments yet.
  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: